Saturday, November 29, 2008

Yamaha Nouvo Mesin Ganda

Biasanya, motor dimodifikasi menjadi tiga roda, tak lain lantaran si pemilik mengalami cacat fisik. Seperti polio atau salah satu kaki atau kedua-duanya diamputasi.

Namun tidak demikian halnya dengan Dadang Firmansyah terhadap Yamaha Nouvo 2006 miliknya. Juragan Bad The Gonk Modified memodifikasinya, selain rodanya tiga, motor berlambang garputala bertransmisi otomatis itu mengusung dua mesin.

“Supaya terlihat ekstrem. Kami ogah modif hanya tempelan variasi doang,” tegas Dadang. Uniknya, dapur pacu yang menempel di sasis baru itu punya merek yang berbeda pula, yakni Nouvo dan Mio, sama-sama dari Yamaha.

Karena harus membawa dua mesin, mau tak mau sasis dipermak. Di sini Kang Dadang memakai pipa ukuran ¾ inci. Pipa ukuran cukup besar itu, kata pria yang bengkelnya terletak di Jl. Utama No.40, Cicaheum, Bandung, Jawa Barat ini nggak hanya di belakang tapi juga sampai menjalar ke depan.

Fungsi pipa itu menjadi sasis baru. Untuk bagian belakang, selain menggendong mesin, juga menjadi pegangan sokbreker. Kemudian lengan ayun belakang juga diubah. Desainnya menyerupa hurup “V” ganda, selain menjadi pegangan as roda juga buat membaut sepatbor.

Untuk mengoperasikan kedua mesin yang dipusatkan pada satu titik di grip seteng sebelah kanan, Dadang mengandalkan grip gas dari Yamaha RX-King. Pilihan itu karena memiliki dua kabel yang bisa untuk dua mesin.

Ketika dibawa jalan, laju Nouvo melesat stabil. “Nggak ada efek ketarik ke kiri atau ke kanan. Itu rahasia kita,” bangga Kang Dadang. Untuk tangki bahan bakar, tetap satu. Desain knalpot dibikin model motor baheula (zaman dulu) seperti Norton.

Keunikan lainnya, tampak pada setang. Dadang memilih model seperti sepeda. Puaskah, Dadang? Ternyata, setelah ini, Nouvo tersebut masih mau dirombak lagi dengan menambah satu mesin lagi.

Memangnya kurang kencang, Dang! Ternyata penambahan itu untuk mundur. Bener-bener ekstrem.

No comments: