Saturday, July 2, 2011

Honda CBR 150R yang Galak di Atas

Selesai meluncurkan Honda CBR 150R, kemarin (30/6/2011), PT Astra Honda Motor mengajak wartawan menuju sirkuit Sentul kecil (gokart) di Cibinong, Jawa Barat, untuk melakukan test ride motor yang diklaim sebagai "the real sport bike" itu. Terus terang, semangat ingin menjajalnya tak seheboh ketika sang kakak, CBR 250R, dihadirkan bersama trio pebalap MotoGP (Casey Stoner, Dani Pedrosa, dan Andrea Dovisiozo) di Sirkuit Internasional Sentul.

"Boleh jadi, kehadiran CBR mungkin sudah didahului oleh model 250R, jadi gregetnya terasa kurang," ungkap seorang dari Astra Honda Motor (AHM). Lho, bukankah beda kapasitas mesin?

Betul sekali. Tampilannya pun hampir tidak beda. Seperti dikatakan Presiden Direktur AHM Yusuke Hori, CBR 150R sama seperti kakaknya dan pengembangannya terinspirasi dari MotoGP yang mengadopsi model full fairing. "Dari teknologi, mesin CBR 150R ini sudah tergolong step (generasi) III, sama seperti CBR 250R, Revo AT, dan PCX," urai Sarwono Edhi dari Technical Training Department AHM kepada Kompas.com.

Kelebihan jantung pacu CBR 150R berkapasitas 149,4 cc 4-tak DOHC berpendingin cairan (radiator) ini adalah pada performa yang lebih baik, emisi lebih rendah dari mesin step II, dan memiliki sensor O2. Ciri dari mesin generasi III sudah dilengkapi dengan Programmed Fuel Injection (PGM-FI).

Kaget
Karena tes berlangsung di sirkuit Sentul kecil, Kompas.com pun hanya ingin mengetahui kemampuannya dalam berakselerasi karena menguji kecepatan maksimum sangat tidak mungkin. Sementara itu, Sarwono Edhi memberi tahu bahwa kecepatan maksimum CBR 150R adalah 124,3 km per jam dalam posisi badan membungkuk, dan 116,3 km per jam dengan badan tegak.

Alangkah mengagetkan ketika Kompas.com berakselerasi pada gigi dua yang dimulai dari kecepatan 10 km per jam dan dimulai dari 3.000 rpm. Tenaga mesin "lemot" dan mulai "berisi" ketika berada di atas 5.000 rpm. Seusai menempuh tiga lap (sesuai jatah), Kompas.com langsung menemui Sarwono dan menjelaskan bahwa tenaga motor tidak seganas sang kakak.

"Kalau 250R lebih pada TQ (baca: tiki), sedangkan yang 150R PK (baca: piki)," ucap Sarwono. Maksud dari TQ adalah torque atau torsi. Maksud Sarwono, 250R memang galak di putaran bawah, sedangkan "piki" pada 150R berarti "peak" atau tenaga baru terasa di putaran atas.

Penasaran, Kompas.com pun menjajal tiga lap berikutnya. Ternyata, dengan bukaan tenaga yang besar, kecepatan maksimum pada gigi satu mudah didapat pada 43 km/jam. Karena trek tak punya lintasan panjang, kecepatan maksimum dengan gigi dua dan tiga tak bisa didapat. Namun, Sarwono memberi tahu bahwa kecepatan maksimum gigi dua adalah 68 km per jam, dan tiga adalah 88 km per jam. Adapun konsumsi bahan bakar 60,9 km per liter.

Jadi jika kita ingin jalan santai dengan gigi tiga lalu ingin ngebut dengan cara membentot gas, maka jangan kaget jika tenaga kurang responsif. Lain halnya jika cepat diturunkan ke gigi dua dan buka dengan 5.000 sampai 6.000 rpm. Motor pun melejit dengan galak.

Thursday, January 7, 2010

Honda Motor Tutup 2009 dengan Kembali Mimimpin

Sempat digeser oleh Yamaha, Honda berhasil juga mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar sepeda motor 2009 dengan mencatat total penjualan 2.701.278 unit. Sempat beberapa bulan, produsen motor berlambang sayap mengepak itu turun ke posisi kedua.

Mengacu data yang diperoleh Kompas.com, sepanjang 12 bulan pada 2009, Honda menguasai pangsa pasar 46,18 persen dari total 2.701.278 unit. Mereka unggul 50.383 unit dari Yamaha yang bertengger di urutan kedua dengan 2.650.895 unit (45,32 persen), dilanjutkan Suzuki 438.135 unit, dan Kawasaki 58.185 unit.

Begitu juga dalam penjualan Desember, Honda teratas dengan 258.100 unit (wholesales) atau meningkat dua persen dari November 2009. Adapun Yamaha membayang di belakang dengan perolehan 250.800 unit (menguat 0,5 persen), Suzuki (36.994 unit), dan Kawasaki (5.848 unit).

Padahal, posisi Honda sempat terpeleset menjadi kedua akibat dilibas Yamaha yang memimpin selama 4 bulan, mulai April sampai Juli 2009. Namun, dengan tembakan "peluru baru", berupa produk dan kegiatan off air, Honda mampu mengambil kembali kepemimpinannya.

Terkait dengan hasil ini, Vice President Director PT Yamaha Kencana Indonesia (YMKI) Dyonisius Beti menekankan, total angka penjualan bukan menjadi fokus utama dalam berbisnis. Fokus utama, jelasnya, memenangkan kepercayaan konsumen.

"Kami bukan bersaing siapa yang jualan atau produksi lebih banyak. Diskon besar-besaran pada akhir tahun misalnya. Kami bukan seperti itu. Bisnis ini lebih long term, angka penjualan hanya efek samping yang diperoleh dari kepercayaan konsumen," ucap Dyon kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Sekalipun mengutamakan konsumen, pergerakan Yamaha mengejar seterunya sangat luar biasa. Bayangkan, dari 31,8 persen pada 2006, mereka penjualan melejit menjadi 39,1 persen. Pada 2008, Yamaha terus konsisten menunjukkan kekuatan dan menguntit di belakang Honda dengan pangsa 39,7 persen di bawah pemimpin pasar 46,2 persen.

Sementara itu, Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM) Julius Aslan cenderung bungkam mengenai kemenangan Honda pada 2009. "Angka pastinya baru tanggal 10 (Januari) nanti. Kalau sudah pasti, baru akan kita buka blak-blakan," tukas Julius.

Dengan perolehan penjualan di atas, maka total pasar motor nasional tahun lalu tercatat 5.848.493 unit atau turun sekitar 6 persen dibandingkan 2008 yang mencapai 6,21 juta unit. Pada awal tahun, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) sempat memprediksi bahwa pasar akan anjlok menuju 4,4 juta unit.

Monday, December 7, 2009

Honda VFR1200F, Moge dengan Dua Kepribadian

Honda Motor Co pada minggu kemarin mengumumkan bahwa pada 2010 mereka akan memasarkan motor gede dengan dua kepribadian. Maksudnya, motor yang bisa digunakan untuk fungsi sport sekaligus touring. Moge baru ini adalah VFR1200F.

Dua kepribadian tersebut bisa diperoleh karena Honda mencangkok teknologi kopling ganda atau dual clutch pada moge ini. Sebelumnya, teknologi tersebut hanya digunakan pada mobil-mobil terbaru. Karena itu pula, Honda mengklaim bahwa VFR1200F adalah sepeda motor pertama di dunia yang menggunakan kopling ganda.

Moge kopling ganda tersebut akan dipasarkan Honda Motor Eropa mulai 2010 untuk konsumen di benua tersebut, yang memang lebih canggih. Penampilan VFR1200F yang menggunakan mesin V4 ini rapi dan “bersih” dibandingkan moge Honda lainnya.

Dengan kopling ganda, pengoperasian kerja transmisi manual bisa dilakukan secara otomatik. Di samping itu, waktu pergantian gigi lebih cepat, baik dengan transmisi manual dengan satu kopling maupun otomatik. Karena itulah, Honda merangkumnya menjadi moge sport tourer, mengingat tren kopling ganda pada mobil juga makin meluas.